Kamis, 15 Juli 2010

Belajar Mikrokontroler PIC16F877A

Mikrokontroler PIC16F877A merupakan salah satu mikrokontroler dari keluarga PIC micro yang popular digunakan sekarang ini, mulai dari pemula hingga para profesional. Hal tersebut karena PIC16F877A sangat praktis dan menggunakan teknologi FLASH memori sehingga dapat di program-hapus hingga seribu kali. Keunggulan mikrokontroler jenis RISC ini dibanding dengan mikrokontroler 8-bit lain dikelasnya terutama terletak pada kecepatan dan kompresi kodenya. Selain itu, PIC116F877A juga tergolong praktis dan ringkas karena memiliki kemasan 40 pin dengan 33 jalur I/O.


Fitur-fitur pada PIC16F877A

* RISC CPU yang mempunyai performance tinggi
* Hanya 35 jenis instruksi yang perlu dipelajari
* Semua instrujsi mempunyai siklus tunggal kecuali untuk instruksi percabangan.
* Kecepatan Instruksi: DC - 20 MHz clock input DC - 200 ns instruction cycle
* 8K x 14 words of FLASH Program Memory, 368 x 8 bytes of Data Memory (RAM) , 256 x 8 bytes of EEPROM Data Memory
* Pinout compatible dengan PIC16C73B/74B/76/77
* Interrupt (14 sumber interrupt)
* Delapan level hardware stack
* Direct, indirect dan relative addressing modes
* Power-on Reset (POR)
* Power-up Timer (PWRT) dan Oscillator Start-up Timer (OST)
* Watchdog Timer (WDT) dengan on-chip RC oscillator
* Programmable code protection
* Power saving SLEEP mode
* Selectable oscillator options
* Low power, high speed CMOS FLASH/EEPROM technology
* Fully static design
* In-Circuit Serial Programming (ICSP) hanya dengan dua pin
* Single 5V In-Circuit Serial Programming capability
* Processor read/write access to program memory
* Wide operating voltage range: 2.0V to 5.5V
* High Sink/Source Current: 25 mA
* Commercial, Industrial and Extended temperature ranges

Peripheral Features:

* Timer0: 8-bit timer/counter dengan 8-bit prescaler
* Timer1: 16-bit timer/counter dengan prescaler, dapat di-increment selama proses SLEEP dengan external crystal/clock
* Timer2: 8-bit timer/counter dengan 8-bit period register, prescaler dan postscaler
* Dua Capture, Compare, PWM modules (Capture is 16-bit, max. resolution is 12.5 ns , Compare is 16-bit, max. resolution is 200 ns , PWM max. resolution is 10-bit)
* 10-bit multi-channel Analog-to-Digital converter (ADC)
* Synchronous Serial Port (SSP) dengan SPI (Master mode) dan I2C (Master/Slave)
* Universal Synchronous Asynchronous Receiver Transmitter (USART/SCI) dengan 9-bit address detection
* Parallel Slave Port (PSP) 8-bits wide, dengan external RD, WR and CS controls (40/44-pin only)
* Brown-out detection circuitry untuk Brown-out Reset (BOR)

Deskripsi Pin-Pin PIC16F877A

Mikrokontroler PIC16F877A di produksi dalam kemasan 40 pin PDIP (Plastik Dual In Line Package) maupun 40 pin SO (Small Outline). Namun yang banyak terdapat dipasaran adalah kemasan PDIP. Pin-pin untuk I/O sebanyak 33 pin, yang terdiri atas 6 pada Port A, 8 pada Port B, 8 pada Port C, 8 pada Port D, 3 pada Port E. Ada pula beberapa Pin pada mikrokontroler yang memiliki fungsi ganda.









3 komentar:

  1. mantab mas, aku juga lagi belajar mikro nih, mpir ya ke blogku

    BalasHapus
  2. welw2.........apik bener yak ni blog.....
    tapi sayang ............ ada yang kurang..........
    bisa g mas fotonya diganti j......

    BalasHapus
  3. Payo lagi KP atau ngerumpi choooooyy.......

    BalasHapus

Silahkan tinggalkan komentar...

Cari Artikel dan Tulisan
review http://all-thewin.blogspot.com/ on alexa.com Science Blogs Page Rank blogging tips

Berlangganan Artikel

Masukkan Email anda untuk berlangganan artikel terbaru:

Mari Berteman